Show More
Menu
Image
Prof. Yohanes Surya, Ph.D.

APhOIJSOIPhOKelas SuperTOFIWoPhO

Percikan Api di Ujung Sayap Pesawat

January 5, 2023
By Admin
0 Comments
Post Image

Tanya:

Bapak Prof. Yohanes Surya, Ph.D. Saya pernah terjebak badai dan petir dalam pesawat terbang di ketinggian 4.000 kaki. Pada besi kecil di kedua sayap pesawat sering terjadi percikan api. Pertanyaan saya, kenapa pesawat tidak tersambar petir? Bagaimana sistem antipetir pesawat bekerja? Bukankah untuk pemasangan antipetir mesti ada sistem pentanahan (arde)?

Ke mana sebenarnya energi listrik dari petir tersebut dinetralkan? Apakah benar pendapat sementara orang yang mengatakan bahwa dengan pemasangan antipetir pada bangunan, sama dengan mengundang terjadinya petir? Atas penjelasan Bapak saya ucapkan terima kasih. (Fakhrurrazi Nourman, di Lhokseumawe)

Jawab:

Mengapa pesawat tidak tersambar petir? Penjelasannya begini. Seluruh tubuh pesawat ditutup oleh alumunium yang merupakan konduktor yang baik. Ketika petir menyambar pesawat itu, muatan listrik mengalir sepanjang alumunium menuju permukaan yang lebih lancip yaitu di ujung-ujung sayap maupun ekor.

Di ujung yang lebih lancip itu, muatan listrik akan terlucut berupa percikan api. Dengan begitu muatan listrik tidak akan masuk ke dalam pesawat. Jadi, orang yang berada di dalam pesawat akan aman dari sambaran petir.

Pada bangunan kasusnya berbeda. Bangunan tidak tertutup konduktor. Oleh karena itu, ketika petir menyambar, bangunan dapat terbakar. Untuk mengatasi hal ini diperlukan penangkal petir berupa konduktor listrik lancip yang dihubungkan dengan tanah. Ketika petir menyambar, muatan listrik petir akan mengalir melalui konduktor lancip ini menuju ke Bumi. Bangunan pun aman dari serangan petir.

 

(Yohanes Surya)

Leave a reply