Animal Science
Bahaya Epidemi Mengancam Kelelawar

Baru-baru ini, wabah penyakit telah mengancam kelangsungan hidup populasi hewan-hewan yang berperan penting dalam penyerbukan tanaman pangan seperti kelelawar, lebah madu dan kaum amfibi.

 Astronomy
Ketika ISS Menjadi Sasaran Hacker

Para peretas komputer di seluruh dunia memang menyukai tantangan. Bukan hanya komputer bumi yang menjadi incaran mereka, tetapi mereka bahkan mencoba meretas sistem komputer di luar angkasa sana!

 Information Technology
Riset Kontroversial : Apakah Internet Membuatmu Bodoh?

Pada tahun 2008, Nicholas Carr mempublikasikan opininya tentang internet yang memicu perdebatan sengit para ilmuwan.

 Astronomy
Teka-teki Planet Mirip Bumi

Kemegahan angkasa mengandung sejuta misteri yang mengundang rasa penasaran umat manusia selama berabad-abad. Setiap kali memandang ke langit malam tanpa batas, seringkali rasa ingin tahu itu menghadir

NEWS:
Keajaiban Benteng Pertahanan Tubuh
2011-04-23 18:09:39

Seringkali kita tidak menyadari bahwa tubuh kita adalah sebuah mahakarya yang ajaib. Nilai seorang manusia cenderung di ukur dari harta yang dimilikinya, jabatan yang didudukinya, kehebatan penampilan fisiknya, kefasihan bertutur kata, dsb. Padahal letak keajaiban manusia justru ada pada tubuhnya sendiri.

Menurut Prof.Dr.Donald H.Andrews dari John Hopskin University, dari segi kandungan atom tubuh, setiap kita bukan hanya seorang miliarder, tetapi seorang oktiliuner. Berapa banyak satu oktiliun itu? Satu oktiliun adalah 1000.000.000.000.000.000.000.000.000 buah atom! Bila sulit membayangkan angka sebesar itu, anggaplah 1 buah atom diwakili kacang tanah. Diperlukan 250.000 Planet seukuran bumi untuk menampung banjir kacang tanah hingga setinggi 3,3 meter! Sebanyak itulah jumlah atom dalam tubuh manusia.

Mahakarya ini merupakan incaran yang menggiurkan bagi virus, bakteri dan berbagai kuman disekelilingnya. Karena itu, dibutuhkan sistem keamanan yang hebat untuk bisa menjaga seorang mahkluk oktiliuner. Kondisi sehat pada hakikatnya merupakan hasil kerja keras triliunan “serdadu” yang mengawal tubuh 24 jam perhari. Siapakah mereka? bagaimana cara mereka bekerja?

Pintu Masuk Kuman

Sama seperti sebuah negara, dimana wilayah perbatasan, pelabuhan dan Bandar udara merupakan pintu gerbang yang harus diwaspadai ketat, maka kulit manusia, sebagai pembatas antara tubuh dan dunia luar merupakan pertahanan yang paling penting. Kulit manusia ibarat benteng yang dikerumuni musuh. Namun, anda tak perlu khawatir perbatasan ini ditembus oleh kuman karena kulit akan mengirimkan sekret antibakteri untuk membasmi jamur dan bakteri yang menempel.

Pintu gerbang berikutnya adalah hidung, mulut dan mata. Masing-masing memiliki para penjaga perbatasannya sendiri. Air mata dan air liur mengandung pasukan enzim lisozim yang bisa menghancurkan dinding bakteri. Sementara asam lambung akan membantai para bakteri yang terbawa masuk oleh makanan.

Pasukan Pemburu Penyakit

Sistem pertahanan yang paling menakjubkan adalah sistem pelayanan 24 jam didalam darah manusia. Kegiatan pelayanan darah berlangsung nonstop, melayani jumlah sel yang jumlahnya 15000 kali lipat dari pada penduduk dunia dengan rute peredaran sepanjang 50.000 Km, setara dengan panjang keliling bumi!

Pabrik sel-sel darah terletak di sumsum tulang belakang, dan dapat mencetak jutaan  “pahlawan” dalam sedetik. Mayoritas adalah sel darah merah (eritrosit)  yang bertugas mengedarkan oksigen, masa hidupnya 3 bulan, dan jumlahnya dapat mencapai lebih dari 10 juta sel dalam setetes darah. Berumur pendek? Sebaiknya lihat dulu produktivitasnya! Seumur hidupnya, eritrosit sanggup mengelilingi seluruh tubuh sebanyak 75000 kali.

Digaris depan, ada sel darah putih ( leukosit) yang berhadapan langsung dengan musuh. Kendati masa hidupnya hanya 12-13 hari, leukosit adalah patriot yang sangat diandalkan.

Pasukan besar ini terbagi lagi menjadi beberapa kompi unit satuan khusus :

1.      Macrofage (Big eater) adalah pasukan yang cerdas dan pemburu yang handal. Bakteri dan kuman adalah makanan kesukaannya.

2.      Limfosit :

a.       Limfosit-T : Lahir disumsum tulang belakang, tetapi dibesarkan di kelenjar Thymus, merupakan kompi utama yang mengorganisir seluruh sistem pertahanan melawan kuman penyakit, sel kanker maupun alergen

b.      Limfosit-B , lahir dan dibesarkan di sumsum tulang belakang. Tugasnya menghasilkan antibodi.

3.  Netrofil, Sel Pembunuh , merupakan pasukan kecil dengan duri-duri granula disekujur tubuhnya yang akan digunakan sebagai senjata untuk menembus dan menghancurkan musuh.

Pertempuran di Dunia Mikro

Dunia adalah tempat yang berbahaya, demikianlah pendapat Albert Einstein. Tanpa kita sadari, dalam satu kali helaan nafas, siapa yang tahu anda telah menghirup jutaan bakteri? Itulah sebabnya, didalam tubuh, selalu terjadi peperangan disepanjang waktu. Dan pertempuran ini tak kalah seru dengan peperangan antar bangsa dalam skala yang lebih besar.

Bila tangan kita tergores, maka sel darah putih (leukosit) akan berkumpul pada bagian tubuh yang terluka untuk menjaga agar kuman penyakit tidak masuk melalui luka itu. Untuk bakteri dan virus yang berhasil masuk, leukosit akan mengejarnya tanpa ampun bak serigala lapar memburu mangsanya.

Langkah pertama adalah mengirim beragam enzim cytokine untuk memobilisasi pertempuran. Enzim ini segera menuju lokasi, melebarkan pembuluh darah untuk membuka jalan bagi serdadu leukosit, mengepung musuh dan memulihkan kerusakan yang ditimbulkan. Divisi Cytokin sangat beragam, tetapi ada dua jenis yang paling utama:

1.      Interferon, bertugas menghubungi markas pusat untuk memberitahu otak agar mengistirahatkan tubuh. Dengan demikian, energi tubuh dapat lebih terkonsentrasi untuk menghadapi peperangan. Interferon juga mengatur agar persediaan nutrisi pendukung pertempuran seperti seng (Zn) segera dialokasikan.

2.      Interleukin, memiliki “kesaktian” untuk membuat sel-sel imun yang masih kanak-kanak, tumbuh dewasa dalam sekejap. Interleukinlah yang akan menimbulkan efek naiknya suhu tubuh, sakit kepala dan peradangan yang kita sebut gejala demam.

Langkah berikutnya adalah perburuan. Limfosit-T akan memburu kuman sambil menembakkan “peluru” beracun dan membabat semua tentara asing itu tanpa pandang bulu. Ketika musuh mencoba bersembunyi dari pasukan leukosit, maka satuan khusus macrophage akan dikirim untuk berpatroli melacak dan menelan mereka.

Lain lagi dengan divisi pasukan limfosit B. Ketika saudara-saudaranya menembak dengan membabibuta, maka sel B lebih memilih memproduksi “peluru kendali” untuk mengejar target secara khusus. “Missil” ini dinamakan antibodi atau disebut juga immunoglobulin. Semuanya ada 5 jenis yaitu IgG, IgA, IgM, IgE dan IgD

Immunoglobulin cukup “sadis” karena mereka bergerak langsung melubangi virus atau bakteri dan membuatnya mati ditempat saat itu juga. Jenis lainnya juga dapat beraksi seperti lem kimia yang membuat para musuhnya saling menempel sehingga mereka lebih mudah dihabisi oleh serdadu leukosit.

Hal yang sangat unik dari rudal antibodi ini adalah hanya dispesialisasikan untuk satu jenis musuh. Wajarlah bila peluru antibodi dapat mencapai 1 juta jenis. Dalam sedetik limfosit-B akan mencetak miliaran antibodi. Keunikan dari antibodi adalah “daya ingatnya”. Walaupun kita sudah melupakan penyakit cacar yang diderita puluhan tahun lalu, para antibodi ini masih memiliki ingatan tajam. Bila virus cacar berani masuk lagi, maka informasi akan dikirim mencetak miliaran antibodi baru untuk memburu virus dengan gigih

Pertempuran sengit antara sel darah putih melawan kuman, merupakan pertarungan sampai mati. Di akhir perang, kedua belah pihak akan sama-sama gugur meninggalkan sisa-sisa pertarungan berupa nanah. Sementara sisa antibodi yang masih hidup pasca pertempuran, tidak akan pensiun dan bermalas-malasan, mereka tetap berpatroli sebagaimana layaknya pasukan penjaga perdamaian PBB.

Gudang Perbekalan Pertahanan

Mengingat begitu kerasnya pengabdian para prajurit sel darah putih anda, maka berbaik hatilah pada patriot garis depan tersebut dengan cara mengirimkan perbekalan yang mereka butuhkan. Berikut ini adalah bekal wajib untuk meningkatkan kinerja para tentara kesehatan ini :

  1. Vitamin C, meningkatkan produksi sel darah putih, antibodi dan enzim interferon yang dapat menjadi perisai utuk melindungi kulit sel ditembus oleh virus
  2. Vitamin E, meningkatkan produksi limfosit-B yang bertugas menghasilkan antibodi
  3. Betakaroten, meningkatkan limfosit-T, sel-sel pembunuh dan merangsang sel-sel macrophage untuk memproduksi sejata pembasmi sel kanker yang dinamakan tumor necrosis factor.Dipercaya makan sebuah wortel setiap hari akan menjauhkan anda dari kanker dan penyakit jantung.
  4. Bioflavenoid, dapat ditemukan pada berbagai sayuran. Berfungsi menyelimuti kulit sel sehingga mencegah polutan, racun dan virus untuk menempel.
  5. Seng, membantu sel darah putih untuk bertarung dengan lebih agresif, melawan sel kanker dan melepaskan antibodi.

Akhir kata, bila anda menyadari bahwa tubuh manusia adalah investasi yang berharga untuk dijaga agar dapat berfungsi dengan baik, maka jalanilah gaya hidup sehat. Kesehatan sesungguhnya adalah hasil kerja keras antara dukungan nutrisi anda, dengan triliunan prajurit sel yang tak kenal lelah. 

http://health.howstuffworks.com/human-body/systems/immune/immune-system.htm

http://www.askdrsears.com/html/4/t042500.asp

Dr. Albert Hutapea,MPH, 2004, Keajaiban-keajaiban dalam tubuh manusia, Gramedia



Error connecting to mysql