Environmental Issue
Daun-Daun yang Gemar Bersolek

Klorofil, karotenoid, anthocyanin, dan tanin. Rahasia di balik kecantikan sehelai daun.

 Human Science
Memasak, Membuat Otak Manusia Semakin Pintar

Jika zaman dahulu nenek moyang tak menemukan cara mematangkan makanan mentah, mungkin otak kita sekarang hanya sebesar gorila.

 Robotic
Robot Impian Anak-anak

Apa yang anda harapkan bila robot telah menjadi bagian dari hidupmu sehari-hari?

 Nanotechnology
Memori Selusin Atom

Seiring perkembangan zaman, komputer memang menjadi semakin mini. Bila ratusan tahun yang lalu, komputer berukuran sebesar ruangan, kini komputer bahkan sudah tak dapat terlihat oleh mikroskop biasa!

Nanotechnology
Memori Selusin Atom
2012-06-01 23:49:31

Seiring perkembangan zaman, komputer memang menjadi semakin mini. Bila ratusan tahun yang lalu, komputer berukuran sebesar ruangan, kini komputer bahkan sudah tak dapat terlihat oleh mikroskop biasa!

Para ilmuwan berhasil merancang memori termungil di dunia yang hanya terdiri dari 12 butir atom! Ini bukanlah komputer kuantum, tetapi memori komputer yang berukuran nano. Harddisk biasa membutuhkan triliunan atom untuk menyimpan satu bit memori.

Para peneliti dari IBM dan pusat riset Jerman memutuskan untuk mulai membangun sebuah memori berbasis atom per atom. Mereka menggunakan mikroskop atom untuk membariskan 6 buah atom. Ternyata hanya butuh 2 baris untuk menyimpan memori satu bit.

Menurut Andreas Heinrich dari pusat riset IBM, karena data masih harus ditulis dan dibaca dengan menggunakan STM, sepertinya memori super mini ini belum dapat menjadi harddisk yang dijual bebas di pasaran dalam waktu dekat. Namun, penelitian ini telah menjawab beberapa pertanyaan fundamental mengenai mekanisme memori alami.

Mungkin anda bertanya, mengapa harus satu lusin atom ? Dalam skala terkecil, efek kuantum dapat membuayarkan informasi yang tersimpan. Satu bit yang menggunakan 6 buah atom dapat berganti arah dari 0 ke 1 dengan kecepatan 1000 kali perdetik, ini tentu saja terlalu cepat untuk dapat digunakan sebagai memori penyimpanan. Bila jumlahnya diperbanyak menjadi 8 buah atom, maka arah akan berganti sebanyak satu kali perdetik. Dua belas adalah angka yang pas untuk dijadikan memori. Namun, kestabilan ini hanya dapat berlaku pada suhu 5 derajat Kelvin.

Apa yang menarik dari penelitian ini adalah untuk pertama kalinya materi non magnetik  ternyata dapat digunakan untuk menyimpan data. Padahal selama ini memori penyimpanan selalu menggunakan materi feromagnetik.

Menurut Sebastian Loth yang juga terlibat dalam penelitian, memori selusin atom ini telah meningkatkan rasa penasaran di kalangan para ilmuwan mengenai sistem computer klasik dalam skala quantum.

Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Science.

http://www.popsci.com/technology/article/2012-01/worlds-smallest-memory-bit-stores-data-using-just-12-atoms



Rating: 3.7/10 (112 votes cast)

Previous Next
yohanessurya.com
Saat ini belum ada komentar yang masuk. Silakan memberikan komentar Anda..

 characters left