Environmental Issue
Daun-Daun yang Gemar Bersolek

Klorofil, karotenoid, anthocyanin, dan tanin. Rahasia di balik kecantikan sehelai daun.

 Human Science
Memasak, Membuat Otak Manusia Semakin Pintar

Jika zaman dahulu nenek moyang tak menemukan cara mematangkan makanan mentah, mungkin otak kita sekarang hanya sebesar gorila.

 Robotic
Robot Impian Anak-anak

Apa yang anda harapkan bila robot telah menjadi bagian dari hidupmu sehari-hari?

 Nanotechnology
Memori Selusin Atom

Seiring perkembangan zaman, komputer memang menjadi semakin mini. Bila ratusan tahun yang lalu, komputer berukuran sebesar ruangan, kini komputer bahkan sudah tak dapat terlihat oleh mikroskop biasa!

NEWS:
Ambisi Untuk Menjajah Bulan
2012-01-06 10:18:47

Ambisi manusia memang tak ada habisnya. Sejarah mencatat, negara-negara besar melakukan ekspedisi, menjelajah lautan dan pulau-pulau untuk mencari daerah kekuasaan baru. Kini di abad modern, dengan dukungan teknologi yang lebih maju, bukan mustahil ada negara yang mengincar daerah “jajahan” hingga di luar bumi !

Ini bukan hanya khayalan film fiksi ilmiah semata. Robert Bigelow, seorang astronot kenamaan Amerika sangat mencemaskan kemungkinan ini. Kekhawatiran ini dipicu setelah ia melihat kemajuan teknologi angkasa negara RRC yang berkembang sangat pesat. Tak hanya berencana meluncurkan stasiun luar angkasa sendiri, RRC bahkan telah mempersiapkan keberangkatan manusia ke bulan. Sementara Amerika sendiri perlu bergabung dengan 16 negara Eropa lainnya dalam meluncurkan stasiun ISS. Bayangkan ! RRC telah mempersiapkan dana tunai sebesar 3 triliun dolar demi misi ini! Tunai. Tanpa hutang sepeserpun!

Robert khawatir bulan dapat menjadi langkah awal negara tirai bambu tersebut, sebelum menguasai dan memonopoli semua sumber daya di tata surya ini. Dalam waktu 15 tahun, kemungkinan besar China akan mencapai sasarannya di bulan dan mengeksplorasi sumber daya dari sana. Ada beberapa alasan mengapa Bulan sangat menggoda untuk dikunjungi. Selain zat mineral dan helium 3 yang merupakan bahan bakar potensial untuk reaktor fusi, pendaratan astronot China ke bulan juga akan mendatangkan dampak psikologis yang hebat, menggantikan wahana angkasa Amerika. Namun menurutnya, tentu saja ini terlalu konyol untuk dijadikan alasan pemicu perang dunia ketiga.

Tak hanya Robert yang kebakaran jenggot dengan rencana negara pesaing mereka ini. Mark Sirangelo, salah seorang petinggi perusahaan taksi angkasa Sierra Nevada juga menyatakan kekhawatiran yang sama. “Mereka tak hanya memiliki banyak manusia dan banyak uang, tetapi mereka juga memiliki semangat yang luar biasa”, ujarnya.

Akan tetapi, benarkah China memang berniat memonopoli bulan? Ataukah semua ini hanyalah kekhawatiran tak berdasar semata? Ah, barangkali Amerika yang perlu sedikit berbesar hati. Semoga persaingan dalam penjelajahan angkasa ini masih akan tetap sehat dalam tahun-tahun mendatang. 

http://news.discovery.com/space/china-moon-resources-bigelow-111020.html



Error connecting to mysql