Environmental Issue
Daun-Daun yang Gemar Bersolek

Klorofil, karotenoid, anthocyanin, dan tanin. Rahasia di balik kecantikan sehelai daun.

 Human Science
Memasak, Membuat Otak Manusia Semakin Pintar

Jika zaman dahulu nenek moyang tak menemukan cara mematangkan makanan mentah, mungkin otak kita sekarang hanya sebesar gorila.

 Robotic
Robot Impian Anak-anak

Apa yang anda harapkan bila robot telah menjadi bagian dari hidupmu sehari-hari?

 Nanotechnology
Memori Selusin Atom

Seiring perkembangan zaman, komputer memang menjadi semakin mini. Bila ratusan tahun yang lalu, komputer berukuran sebesar ruangan, kini komputer bahkan sudah tak dapat terlihat oleh mikroskop biasa!

NEW:
Sang Pemburu Tornado
2010-10-30 10:55:07

Bencana alam merupakan episode yang menyedihkan dalam peradaban manusia. Kengerian yang terjadi tidak hanya membunuh banyak orang secara massal, tetapi juga meninggalkan trauma dan luka akibat kehilangan orang-orang yang dicintai. Bulan april tahun ini, tornado telah mengoyak wilayah Missisipi Amerika Serikat dan menelan korban jiwa. Menurut sang Gubernur, tornado telah merusak seluruh kota Yazoo.

Namun, tahukah anda, bencana alam  pun ternyata dapat menjadi lahan bisnis. Manusia memang tidak pernah kehabisan ide kreatif dalam menghasilkan uang. Saat ini,Kelompok manusia yang menamakan dirinya pemburu tornado ini rela membayar mahal untuk memburu angin puting beliung .  Banyak diantara mereka adalah fotografer, sementara yang lainnya sekedar ingin tahu rasanya di kejar-kejar badai. Pengejaran ini merupakan hobi yang mahal karena masing-masing harus merogoh kantong sebesar Rp 20 juta hingga Rp 68 juta rupiah. Belum termasuk akamodasi dll.

Charles Edward, pemilik dari Tur Cloud 9 yang beroperasi paling lama di Amerika merupakan veteran pemburu badai dari Shawnee, Oklahoma menceritakan pengalamannnya.

Ketika saya mulai membawa orang-orang untuk memburu badai pada tahun 1996, saya tak pernah berharap ini akan tumbuh menjadi sebuah bisnis. Pada tahun pertama, saya menawarkan dua tur yang masing-masing hanya diikuti satu orang”, ujarnya. “Kini, secara berkala ada 11-18 orang yang mendaftar menjadi pemburu tornado di bulan Mei dan Juni”

Kegiatan ini tak seperti adegan thriller yang anda lihat di bioskop. Perlu kesabaran yang panjang untuk menanti badai. Kadang-kadang bisa berjam-jam. Transportasi biasanya menggunakan mobil van SUV yang besar atau konvoi lebih dari 3 kendaraan, lengkap dengan berbagai teknologi canggih yang terpasang di dalam mobil, seperti stasiun cuaca mobile, radio scanner, GPS, dan internet berkecepatan tinggi via telepon gengam yang dapat menampilkan gambar satelit secara langsung. Juga ada radar Doppler dan berbagai peralatan komputer untuk memudahkan para pemburu menentukan lokasi badai dengan cepat.

Yang mengherankan, kegiatan yang berbahaya ini sering kali berjalan lancar. Sangat jarang ada laporan mengenai korban yang terluka. Yang paling fatal hanya satu kasus yang terjadi pada bulan mei 2010 ketika salah satu perusahaan tur berhadapan langsung dengan tornado berkecepatan tinggi. Angin badai tersebut memecahkan semua kaca jendela, tetapi penumpang mobil dapat selamat tanpa luka fisik yang serius.

Edward menambahkan, “ Kita memang tidak bisa mengontrol cuaca, tetapi kita dapat mendokumentasikannya dan melaporkannya pada pelayanan cuaca nasional. Bila melihat tornado berbahaya bergerak ke sebuah kota, kita dapat langsung menelpon tim penyelamat

Wah, ternyata hobi mahal yang kedengarannya tak masuk akal ini ternyata bisa berubah menjadi misi yang mulia. Apakah anda berminat untuk mencoba?

http://news.discovery.com/earth/tornato-tourism.html#mkcpgn=rssnws1



Error connecting to mysql