Environmental Issue
Daun-Daun yang Gemar Bersolek

Klorofil, karotenoid, anthocyanin, dan tanin. Rahasia di balik kecantikan sehelai daun.

 Human Science
Memasak, Membuat Otak Manusia Semakin Pintar

Jika zaman dahulu nenek moyang tak menemukan cara mematangkan makanan mentah, mungkin otak kita sekarang hanya sebesar gorila.

 Robotic
Robot Impian Anak-anak

Apa yang anda harapkan bila robot telah menjadi bagian dari hidupmu sehari-hari?

 Nanotechnology
Memori Selusin Atom

Seiring perkembangan zaman, komputer memang menjadi semakin mini. Bila ratusan tahun yang lalu, komputer berukuran sebesar ruangan, kini komputer bahkan sudah tak dapat terlihat oleh mikroskop biasa!

NEW:
Ledakan Sinar Gamma Dan Kabel Kosmik
2010-10-05 21:06:41

Ledakan sinar gamma memancarkan bentuk energi yang paling besar dari gelombang cahaya. Suatu saat ledakan itu terjadi di suatu tempat di alam semesta dan beberapa diantaranya berlangsung sangat sering sehingga mereka dapat terlihat jelas oleh peralatan observasi ruang angkasa dibumi, yang terletak sejauh 13 milyar tahun cahaya.

Beberapa ledakan sinar gamma masih terlihat selama beberapa detik hingga dalam hitungan menit. Para ilmuwan menduga bahwa durasi yang panjang ini diperoleh dari kematian bintang besar yang meledak dengan dahsyat. Ledakan sebelumnya tidak bertahan sampai satu detik.

Namun dua ledakan  sinar gamma yang tertangkap teleskop pada tahun 2008 dan 2009 oleh satelit NASA tidak seperti yang diduga ahli fisika sebelumnya. Sinar ini hanya berlangsung 2 detik, tetapi kelihatannya lebih kuat dari pada sinar lain yang serupa.

Sangat mungkin ledakan dan radiasi yang aneh ini berasal dari getaran superkonduktor dari “kabel” kosmik. Dugaan ini melahirkan teori baru tentang yang dicetuskan oleh ahli fisika Cheng dan koleganya dari University of Hong Kong. Kabel kosmik secara teori adalah kerutan di zona waktu alam semesta, yang masing-masing hanya selebar ukuran proton, tetapi memiliki kepadatan yang ekstrim.

Menurut teori energi tinggi partikel fisika, kabel super tipis ini akan terbentuk ketika materi cikal bakal alam semesta mengalami perubahan fase seperti air yang membeku menjadi es. Walaupun belum ada bukti pengamatan pada kabel kosmik, hampir semua teori memprediksi bahwa kabel ini membentang disepanjang alam semesta. Kabel ini tentu memiliki energi listrik dalam skala yang ekstrim.

Di bumi, jika sebuah kabel yang terbuat dari logam konduktor bergetar dengan sebuah medan magnet, gerakan tersebut akan menghasilkan arus listrik yang mengalir sepanjang kabel. Kita mengenalnya sebagai induksi elektromagnet. Menurut Cheng, sangat mungkin bila osilasi kabel kosmik tersebut dapat dianalogikan dengan senar gitar yang dipetik oleh alam semesta dan diisi dengan medan magnet maha raksasa dalam skala galaksi.

Ahli kosmologi Alexander Vilenkin of TuftsUniversity mengatakan bahwa ide tersebut masil memerlukan pembuktian dalam banyak riset tetapi konsepnya akan menjadi perkembangan yang menggembirakan bila teori tersebut dapat dikonfirmasi.“Kabel kosmik yang bergetar dapat memproduksi tidak hanya radiasi sinar gamma, tetapi juga diikuti dengan ledakan gelombang gravitasi, yang bereaksi diserat ruang waktu angkasa, seperti yang diprediksi oleh Einstein sebelumnya”, lanjutnya.

http://news.nationalgeographic.com/news/2010/08/100802-science-space-universe-cosmic-strings-gamma-ray-bursts-physics/



Error connecting to mysql