NEW:
Buaya Memilih Berselancar Daripada Berenang

Buaya bukanlah perenang jarak jauh yang handal seperti ikan. Hewan reptil yang ganas ini ternyata memiliki talenta lain selain berenang dan menyelam, yaitu “berselancar”.

 NEW:
Mobil dengan Baterai ala HP

Parailmuwan telah melakukan berbagai cara untuk menghasilkan mobil yang ramah lingkungan. Berbagai bahan bakar alternatif telah diujicoba. Mulai dari mobil tenaga surya, mobil hidrogen hingga mobil dengan bahan bakar etanol.

 NEW:
Terobsesi Es Puncak Gunung

Para Ilmuwan tak pernah kehabisan kreativitas dalam menghadapi ancaman pemanasan global. Mulai dari cara sederhana seperti penghijauan, edukasi lingkungan, hingga bahan bakar alternatif.

 NEW:
Marmut Lebih Gemuk Ketika Iklim Berubah

Ketika banyak mahkluk planet ini dirugikan oleh pemanasan global, marmut yang bermukim di lembah Colorado, pegunungan Rocky ini malah bertambah makmur.

NEW:
Film “Horor” ala Astronot
2010-07-23 20:51:51

Walaupun film-film fiksi ilmiah gencar menayangkan petualangan manusia di luar angkasa, saat ini ilmuwan lebih memilih mengirim robot. Namun, mengirim robot untuk mendarat ke planet lain tetap saja tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, misalnya perhitungan matematis, teknologi yang digunakan, anggaran hingga pertimbangan politis.

 

Bagaimanapun juga, peristiwa yang paling menakutkan ketika memasuki planet yang baru adalah pendaratan. Gesekan dengan atmosfir harus diantisipasi dengan baik, atau pesawat akan meledak.  Jika anda sudah menginvestasikan waktu bertahun-tahun dalam penelitian dan  mengeluarkan jutaan dolar demi menaruh sebuah robot di planet lain, maka anda pasti berharap robot super mahal tersebut mendarat dengan aman.

 

Ketika Phoenix Mars lander berjuang menembus atmosfir planet Mars, wajar bila para ilmuwan was-was. Maklum, dari rentang waktu menembus atmosfir hingga mendarat, pesawat ini berhenti mengirim sinyal. Para manusia jenius ini sampai menjuluki waktu menegangkan yang singkat ini sebagai “teror 7 menit”.

 

Kini, sebuah proyek ambisius sedang digarap. Para ilmuwan membuat video untuk merekam “adegan horor” pendaratan robot  Curiosity yang akan dikirim ke Mars. “Syuting” film pertama dengan setting planet lain tersebut akan dilakukan oleh kamera Mars Descent Imager yang memiliki kualitas video beresolusi tinggi.

 

Anda mungkin berdecak kagum. Pasti keren kan? Namun, jangan bayangkan para ilmuwan dapat menonton “siaran langsung”, seperti kita menonton piala dunia. Jarak Bumi ke Mars mencapai 250 Juta Km. Curiosity baru tiba di planet Mars pada bulan agustus 2012 mendatang.  Karena jarak yang begitu jauh, sinyal dari video itu akan sampai ke bumi dengan terputus-putus. Menurut Michael Malin, versi pertamanya hanya setara kualitas video youtube. Baru setelah di olah berbulan-bulan film horor versi astronot ini dapat dirilis. 

 

http://news.nationalgeographic.com/news/2010/07/100720-amphibians-lost-species-extinct-panama-science-environment/

 



Rating: 4.5/10 (6 votes cast)

Previous Next
yohanessurya.com
Saat ini belum ada komentar yang masuk. Silakan memberikan komentar Anda..

 characters left