NEW:
Buaya Memilih Berselancar Daripada Berenang

Buaya bukanlah perenang jarak jauh yang handal seperti ikan. Hewan reptil yang ganas ini ternyata memiliki talenta lain selain berenang dan menyelam, yaitu “berselancar”.

 NEW:
Mobil dengan Baterai ala HP

Parailmuwan telah melakukan berbagai cara untuk menghasilkan mobil yang ramah lingkungan. Berbagai bahan bakar alternatif telah diujicoba. Mulai dari mobil tenaga surya, mobil hidrogen hingga mobil dengan bahan bakar etanol.

 NEW:
Terobsesi Es Puncak Gunung

Para Ilmuwan tak pernah kehabisan kreativitas dalam menghadapi ancaman pemanasan global. Mulai dari cara sederhana seperti penghijauan, edukasi lingkungan, hingga bahan bakar alternatif.

 NEW:
Marmut Lebih Gemuk Ketika Iklim Berubah

Ketika banyak mahkluk planet ini dirugikan oleh pemanasan global, marmut yang bermukim di lembah Colorado, pegunungan Rocky ini malah bertambah makmur.

NEW:
Ditemukan : Ratusan Planet Di luar Tata Surya
2010-07-14 20:23:10

Sampai saat ini manusia masih penasaran tentang misteri kehidupan di luar angkasa. Berbagai upaya pencarian pun gencar dilakukan. Kini, pemburu planet NASA telah mengidentifikasi lebih dari 700 calon planet di luar tata surya kita dan beberapa diantaranya memiliki ukuran yang sama dengan bumi.

Pesawat luar angkasa, Kepler yang diluncurkan tahun 2009 untuk mencari tata surya lain dibanjiri dengan ratusan data. Sebelumnya, 300 kandidat telah didaftarkan dalam catalog “extrasolar planets”. Data tersebut dipublikasikan secara online dan di arXiv.org dan akan segera dikumpulkan ke jurnal Astrofisika.
Dipuncak data yang berlimpah itu, tim Kepler masih menyimpan 450 data lainnya, 5 diantaranya telah dikonfirmasi sebagai exoplanet. Setidaknya selusin objek dari data tersebut memiliki ukuran yang hampir sama dengan COROT 7b, exoplanet terkecil yang telah diidentifikasi. Ukurannya hanya 1,6 kali diameter bumi, bahkan ada yang sedikit lebih kecil.

Natalie Batalha, astronom dari  San Jose State University menyatakan bahwa Kepler telah melihat kandidat planet yang seukuran dengan bumi. Namun, masih ada ujian pembuktian yang harus ditempuh calon planet ini. Aturannya, sebelum kandidat dikonfirmasi sebagai planet, ia harus terlihat oleh pesawat Kepler selama tiga kali. Planet mirip bumi tersebut baru muncul sekali. Bila periode revolusinya sama dengan bumi, ia akan muncul setahun sekali. Jadi, masih butuh tiga tahun lagi untuk membuktikannya.

Keputusan yang mengizinkan para ilmuwan di misi kepler untuk merahasiakan data mereka hingga tahun 2011 mengundang kritikan dari banyak ilmuwan. Salah satunya, Jon Morse, direktur utama divisi astrofisika di NASA. Menurutnya , penundaan publikasi tersebut akan menyebabkan tim Keppler kehilangan banyak waktu yang berharga untuk menindaklanjuti ratusan data tersebut bersama-sama.

http://www.scientificamerican.com/article.cfm?id=kepler-planets-700





Rating: 4.0/10 (8 votes cast)

Previous Next
yohanessurya.com
Saat ini belum ada komentar yang masuk. Silakan memberikan komentar Anda..

 characters left