Matematika
Gerakan Ibu-ibu Pandai Matematika

Prof. Yohanes Surya telah menemukan suatu cara pembelajaran matematika yang gampang, asyik dan menyenangkan. Metode ini telah dan sedang diterapkan untuk anak-anak Papua. Hasilnya sangat baik.

 Artikel
Matematika untuk daerah tertinggal

Artikel matematika untuk Daerah Tertinggal dapat di download dari link berikut ini.

 SREC
Peletakan Batu Pertama Ged. Surya Research & Education Center,sebuah harapan bagi daerah tertinggal

Pada tanggal 22-02-2010 jam 10 pagi Prof. Yohanes Surya, Ph.D telah diadakan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Surya Research and Education Center (disingkat SREC).

 Liputan
Anak-Anak Papua yang Digembleng Matematika dan IPA di Surya Institute (NEW!!)

Tak ada anak Indonesia yang bodoh. Itulah yang diyakini pendiri Surya Institute Prof Yohanes Surya PhD. Berbekal keyakinan tersebut, dia merekrut 27 anak Papua secara acak untuk digembleng di lembaga yang dipimpinnya. Kini, setelah sepuluh bulan, sebagian di antara mereka siap diterjunkan dalam ajang olimpiade.

Testemonial
Kesan Beberapa Guru/Siswa dalam Pelatihan Olimpiade Fisika Gelombang pertama
2008-06-12 18:00:01

Kesan para Guru dalam Pelatihan Olimpiade Fisika, Tanggal 26 – 30 Mei 2008

·        Surabaya: Penyaji sangat baik dan menarik; sarana sangat baik dan lengkap; materi sangat baik dan menarik.

·        Tangerang: Pelatihan ini sangat bagus terutama konsep pengajaran yang baru, yang tidak menekankan pada persamaan matematika; lebih mudah, lebih cepat dimengerti serta lebih mudah diterapkan.

·        Pamekasan: Banyak konsep Fisika mudah dipahami; memperbaiki konsep Fisika yang sebelumnya salah konsep.

·        Semarang: Pemahaman fisika yang diberikan logis sederhana dan mudah, sehingga memudahkan konsep fisika diterapkan dalam soal – soal yang kompleks sekalipun menjadi lebih logis. Penyajian simple dan pembimbingan yang baik memudahkan kami memahami lebih lanjut.

·        Sorong Selatan: Kami banyak mengalami penambahan ilmu fisika; penggunaan metode mengajar, prinsip kerja soal, cara analisa soal. Hasil yang kami rasakan benar – benar memberi peluang kedepan bagi khususnya Prop. Papua Barat (peningkatan SDM).

·        Kaltim: Sekarang saya merasa asyik belajar fisika dan pasti saya ngajarnya akan lebih asyik lagi… bravo fisika. Bangga membangun fisika daerah Kaltim.

·        Pematang Siantar: Wawasan para guru semakin luas, materi menantang dan menarik. Sebelum pelatihan bingung membuat metode/trik mengajar. Setelah pelatihan mengerti trik mengajar fisika agar disenangi siswa.

·        Wonogiri: Pelatihan ini sangat diperlukan bagi kami karena pelatihan Pembina OSN khususnya mapel Fisika jarang; pelatihan ini menambah banyak ilmu dan teknik dalam mengerjakan soal – soal yang diujikan dalam OSN baik tingkat kebupaten, propinsi, nasional dan bahkan internasional.

·        Malang: Menambah ilmu baru (gaya fiktif, pusat massa, kecepatan pusat massa) untuk menyelesaikan soal – soal mekanika yang berat, sehingga memberi rasa percaya diri jika menghadapi soal – soal level internasional; mendapat jawaban – jawaban soal fisika yang selama ini hanya dipendam karena otak terasa buntu.

·        Jakarta: Pelatihan ini sangat menarik dan membuka wacana kita dalam mengajar fisika agar lebih membumi.

·        Pontianak: Bagi saya pelatihan ini sangat…. Bagus karena wawasan saya dibuka untuk mengerjakan soal – soal fisika dengan baik dan benar, bahkan dengan cara – cara yang gampang. Thank you pak Yo.

·        Ambon: Pelatihan ini sangat memberikan kebanggaan bagi saya karena dari pelatihan ini membuat saya yang kurang begitu paham tentang materi olimpiade menjadi mengerti tentang materi – materi tersebut.

·        Gresik: Pelatihan ini sangat – sangat bermanfaat bagi kami guru fisika, karena ilmu fisika yang diberikan P’Yohanes menjadi lebih mudah dipahami untuk disampaikan ke siswa, menerima ilmu baru tentang materi fisika secara detail.

·        Mataram: Pelatihan ini sangat bermanfaat. Tidak membosankan, ini terbukti dengan antusias peserta sampai lupa waktu.


Kesan para Siswa dalam Pelatihan Olimpiade Fisika, Tanggal 19 – 23 Mei 2008

·        Pamekasan: Lebih mengenal fisika secara fisis bukan sekedar mendapatkan rumus fisika apa adanya tapi kita sedikit dapat menemukan rumus – rumus fisika tersebut dengan logika. Pelatihan ini bermanfaat dalam menghadapi olimpiade – olimpiade karena didalamnya terdapat pelatihan bagaimana menyelesaikan soal – soal dengan logika.

·        Surabaya: beberapa masalah fisika yang sempat mengganjal beberapa waktu bisa terpecahkan; semakin semangat belajar fisika, mendapatkan ilmu baru tentang logika fisika, membuat ilmu fisika saya semakin mantap.

·        Malang: Soal – soal yang saya hanya tahu solusinya saja sekarang bisa dimengerti. Banyak konsep baru yang saya dapat. Cara berpikir banyak yang berbeda.

·        Kaltim: Tahu trik – trik mengerjakan soal. Belajar langsung dari orang yang berpengalaman dan ahli dalam fisika.

·        Jabar: Manfaat bagi saya sangat banyak, saya mendapat pelajaran fisika lebih dalam dibandingkan teman lain yang tidak ikut pelatihan. Yang lebih penting lagi adalah saya lebih siap dalam menghadapi olimpiade.

·        Jakarta: Manfaatnya banyak cara menyelesaikan soal didapat dan juga pemahaman konsep dan logika tidak seperti di skul yang cuma disuruh modal hafal. Belajar full seharian rame – rame sama teman, belum pernah aye kaya gini.

·        Banten: Bagi saya pelatihan ini sangat bermanfaat, soalnya dulu aku paling tidak bisa dalam pelajaran fisika, sekarang aku mulai mengerti apa itu fisika. Saya harap pelatihan ini dapat dilanjutkan.

·        Sumsel: Kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat meningkatkan pengetahuan, kreatifitas, dan kecintaan para peserta olimpiade. Saya berharap kegiatan ini dapat lebih ditingkatkan untuk meningkatkan mutu peserta olimpiade fisika di tingkat internasional.

·        Sumut: manfaatnya bisa belajar fisika sepuasnya dan bertemu banyak teman dari berbagai daerah; semakin sadar bahwa ternyata orang pinter di Indonesia tidak sedikit, tambah teman.

·        Jateng: Lebih mengetahui “medan”, meningkatkan motivasi yang signifikan, menguatkan dasar – dasar fisika, melatih kreatifitas, memberikan waktu lebih untuk belajar fisika.

·        Makasar: Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memperkuat dasar pemikiran kita tentang mekanika dan untuk mengolah otak agar lebih tajam dan mengasah logika matematika.

·        Papua: Dapat mempelajari ilmu fisika lebih mendalam daripada yang diberikan di sekolah karena disekolah biasanya hanya memberi rumus yang ada tanpa menjelaskan penyebabnya. Bisa mengerjakan soal dengan metode logika yang terlepas dari rumus – rumus yang kaku.

·        Maluku: Dapat membantu mengerjakan banyak soal fisika yang sulit untuk dimengerti.

·        Lampung: Pelatihan ini sangat bagus, karena konsep – konsep fisika saya jadi lebih matang. Lebih siap untuk menghadapi OSP dan OSN.

·        NTT: Merupakan kesempatan belajar konsep fisika dan bisa menyetarakan diri dengan anak – anak di kota Jakarta dan Surabaya. Terimakasih (***).




Rating: 4.1/10 (63 votes cast)

Previous Next
Ach.Roni fauzi @ May/28/2010 | 3:23:41 pm
seandainya bapak surya bertemu dengan saya, mungkin saya ingin diajari fisika gasing oleh bapak
samsul falah @ Feb/18/2010 | 8:31:31 am
seandainya ada lebih banyak lagi orang seperti pa surya sebut saja namanya " saya merasa yakin dunia ini akan nampak begitu indah, penuh dengan harmoni kehidupan" penuh dengan semangat seperti perjalanan para musafir .
murdianto @ May/28/2009 | 11:10:21 am
1. mohon info distribusi buku fisika itu mudah dari Prof. Yo hanes 2. mohon info buku sumber (tambahan) untuk referensi pembinaan olimpiade fisika selain Mekanika 1 dari Prof. Yohanes 3. Terima kasih. Murdianto, guru fisika SMA N 1 Matauli Pandan Tapanuli Tengah, SUMUT
handipramono @ Oct/16/2008 | 7:24:00 am
Bagaimnana ya, Agar prorgam fisika asyik dapat lebih dikenal dan bermanfaat bagi masyarakat luas?? Saya menjumpai Kumon yang katanya membuat matematika jadi mudah dan menyenagkan ada dimana-mana. Apakah mungkin, membuat prorgam fisika asyik dapat dijumnpai hingga di perumahan2 seperti halnya Kumon???
 

 characters left