IZhO ke-10
Tim Indonesia berhasil memboyong 3 medali emas di IZhO ke-10

Selamat kepada Tim Indonesia yang berhasil meraih 3 emas, 2 perak dan 4 perunggu dalam International Zhautikov Olympiad 2014 yang diadakan di kota Almaty, Kazakhstan pada tanggal 12-18 Januari 2014.

 Surya University
Untukmu bangsa tercinta, Surya University kebanggan Indonesia

Surya University (Unvertas Surya) didirikan dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 07/E/O/2013

 Liputan Media
Tidak ada Anak Bodoh

Ketika dunia pendidikan sedang dipusingkan oleh masalah ujian nasional dan penyusunan kurikulum baru, Yohanes Surya justru bersetia menjalankan misinya: mencetak murid Indonesia berprestasi.

 APhO ke-14
Indonesia berhasil meraih the Absolute Winner dalam APhO ke-14.

Indonesia berhasil meraih the Absolute Winner dalam Asian Physics Olympiad ke-14 yang diselenggarakan di Bogor pada tanggal 5 - 13 Mei 2013.

APhO ke-14
Indonesia berhasil meraih the Absolute Winner dalam APhO ke-14.
2013-05-17 08:43:30

Indonesia berhasil meraih the Absolute Winner dalam Asian Physics
Olympiad ke-14 yang diselenggarakan di Bogor pada tanggal 5 - 13 Mei
2013. Selain itu Indonesia juga berhasil meraih the Best Experiment
serta The Best Female Participant. Secara tim, Indonesia meraih 2
emas, 2 perak, 2 perunggu dan 2 Honorable Mention (penghargaan
khusus). APhO tahun ini diikuti oleh 146 peserta dari 20 negara atau
teritori di Asia dan Australia.

Sebagai tuan rumah, prestasi tim Indonesia sangat membanggakan karena
salah seorang siswa Indonesia yaitu Himawan Wicaksono Winarto
memperoleh skor total terbaik (The Absolute Winner), Himawan juga
mendapatkan penghargaan khusus untuk nilai eksperimen terbaik (The
Best Experiment). Adapun nilai teori terbaik diperoleh oleh Bo Chen
dari China. Salah seorang siswi lainnya dari Indonesia, Josephine
Monica memperoleh penghargaan khusus untuk The Best Female
Participant. Ini merupakan kali kedua Indonesia meraih Absolute Winner
(sebelumnya pada IPhO 2006) dan ketiga kalinya meraih The Best
Experiment (sebelumnya APhO 2003 dan APhO 2009).

Indonesia diwakili oleh 8 siswa dari berbagai Propinsi. Mereka
mendapatkan pelatihan secara intensif selama 8 bulan di Sekolah Tinggi
Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya. Dua emas diraih oleh  Himawan
Wicaksono Winarto (SMA Katolik Santo Albertus Malang), dan Josephine
Monica (SMAK Penabur Gading Serpong). Dua perak diraih oleh Kristo
Nugraha Lian (SMAK Penabur Gading Serpong) dan Aryani Paramita (SMAK 3
Penabur Jakarta). Dua perunggu diraih oleh Andramica Priastyo (SMA
Taruna Nusantara Magelang)dan Justian Harkho (SMA Katolik Santu Petrus
Pontianak). Dua penghargaan khusus diraih oleh Ryan Vitalis Kartiko
(SMA Katolik Rajawali Makassar) dan Fidiya Maulida (SMAN 1 Pamekasan).

APhO adalah olimpiade fisika dengan tingkat kesulitan sangat tinggi
dibandingkan dengan olimpiade sejenis (bahkan dibandingkan
International Physics Olympiad). Prof. Yohanes Surya, Ph.D. (penggagas
APhO dan pendiri Surya Institute) sempat bincang-bincang dengan
pimpinan tim India, mereka sampaikan bahwa mereka menyerah kalau di
APhO, karena soalnya sangat sulit (setingkat dengan S2/S3, sangat
sedikit mahasiswa S3 Fisika yang mampu menyelesaikan soal APhO, para
doktor fisikapun kesulitan untuk mengerjakan soal-soal ini). Pimpinan
tim China yang timnya selama ini merajalela di APhO dan IPhO  mengakui
soal-soal APhO kali ini memang killer.



Error connecting to mysql