TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Bintik-Bintik Di TV


Tanya: Beberapa waktu lalu saya menonton tayangan komedi ”Mr. Bean”. Di akhir acara, Mr. Bean melewati toko yang menjual pesawat TV. Saat itu semua teve sedang menyala menyajikan sebuah acara. Saat Mr. Bean lewat, semua tayangan berubah menjadi titik-titik kecil. Seperti biasa, Mr. Bean melihat kejadian itu jadi tertarik dan timbul niat isengnya. Kemudian tangannya ditaruh di muka layar teve sehingga tayangan berubah menjadi bintik-bintik kecil. Mr. Bean terlihat senang sekali sehingga diulang-ulangi gerakan menaruh tangan di muka layar pesawat TV tadi. Yang menjadi pertanyaan saya, itu benar bisa terjadi atau sekadar guyonan ala Mr. Bean?           (Rudy W, di Papua).

Jawab: Bisa jadi itu guyonan, tapi bisa juga benar jika yang dihalang-halangi bukan layar tapi antena TV (juga radio). Antena merupakan pintu masuknya sinyal (gambar atau suara) ke dalam pesawat TV atau radio. Sinyal ini berupa gelombang elektromagnetik yang disebut gelombang radio. Untuk radio AM dipakai gelombang dengan frekuensi rendah 530 - 1.600 KHz (kilohertz) sedangkan untuk radio FM 88 - 108 MHz (mega-hertz), dan untuk TV 54 - 890 MHz. Gelombang radio akan melemah ketika melewati suatu penghalang. Jika penghalangnya terlalu tebal, gelombang radio tidak dapat menembusnya.

Gelombang yang dihasilkan pemancar akan bergerak ke segala arah, kemudian oleh satelit atau lapisan atmosfer, gelombang ini dipantulkan menuju antena-antena.

Untuk mendapatkan tangkapan gambar atau suara yang baik, hambatan atau penghalang harus diminimalkan. Antena harus ditempatkan sejauh mungkin dari alat listrik seperti komputer, kulkas, alat yang mengandung listrik atau kawat-kawat listrik yang dapat mempengaruhi gelombang radio yang datang. Antena juga harus diletakkan sedemikian rupa sehingga tidak ada gedung-gedung tinggi atau pohon-pohon yang menghalangi gelombang yang akan masuk.

Tangan yang diletakkan di depan antena akan menghalangi masuknya gelombang radio ke antena itu, sehingga gambar atau suara yang diterima dapat berubah.

(Yohanes Surya)