TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Magnet Penyebab Kecelakaan


Tanya: Prof. Yohanes yang saya hormati, mengapa roda mobil yang melewati (menyeberang) rel kereta api tiba-tiba jadi nempel ke rel itu saat ada kereta api yang mau lewat? Mengapa tiba-tiba antara rel dan roda mobil terjadi tarik menarik seperti magnet? Dua orang teman saya nyaris mengalami kecelakaan gara-gara itu, jadi mohon penjelasannya. Hal kedua, kata orang, ketika seseorang meninggal dunia maka tubuhnya akan bertambah berat. Apa benar Prof.? Jika pendapat itu benar, dari manakah tambahan massa tubuhnya itu? Benarkah benda diam itu massanya lebih berat daripada benda bergerak? Mengapa? Atas jawaban Prof., saya ucapkan terima kasih.(Diena Ulfaty, di Cirebon)

Jawab: Sdr. Diena, ketika kereta api lewat, udara di dekat kereta bergerak cepat sekali. Udara cepat ini menyebabkan tekanan udara dekat kereta berkurang. Akibatnya, ada perbedaan tekanan udara antara daerah yang dekat kereta dengan daerah yang agak jauh dari kereta. Perbedaan tekanan ini akan mendorong benda-benda mendekati kereta. Itu sebabnya mobil yang terlalu dekat dengan kereta akan merasakan dorongan untuk lebih dekat lagi ke kereta. Jawaban untuk pertanyaan kedua adalah ketika orang meninggal dunia, paru-parunya akan terisi air, sehingga tubuhnya akan bertambah berat. Benda diam massanya dianggap sama dengan massa benda yang bergerak, kecuali benda tersebut bergerak dengan kecepatan sangat tinggi (hampir mendekati kecepatan cahaya). Kalau benda tersebut bergerak dengan kecepatan 0,5 kali kecepatan cahaya, massa benda tersebut bertambah sekitar 15 % (oleh Einstein ini disebabkan karena efek relativistik).



(Yohanes Surya)