TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Gelas-Gelas Basah


Tanya: Prof. Yo yth., saya memiliki pertanyaan sederhana yang ingin saya dapatkan jawabannya dari Anda. Mungkin di sekolah dulu saya sudah mendapatkan penjelasan soal ini tapi karena kurang perhatian, penasarannya baru terasa sekarang. Saya pun sudah bertanya pada banyak orang, tapi jawabannya kurang memuaskan.

Begini Prof. Pada saat mengisi gelas dengan air es, kenapa permukaan luar gelas jadi ikut basah juga (terdapat embun-embun air)? Kalau itu merupakan es yang mengembun, kenapa pada gelas yang diisi air panas tidak basah juga? Sementara, kalau permukaan luar gelas yang basah tadi adalah rembesan air melalui pori-pori gelas, apa itu mungkin? Bagaimana hal itu bisa terjadi?

Terima kasih atas jawabannya. (Rahani Itsia, di Surabaya)

Jawab: Udara yang ada di sekeliling gelas mengandung uap air. Ketika gelas diisi es, gelas menjadi dingin. Udara yang bersentuhan dengan gelas dingin ini akan turun suhunya. Uap air yang ada di udara pun ikut mendingin. Jika suhunya sudah cukup dingin, uap air ini akan mengembun membentuk tetes-tetes air di bagian luar gelas. Bagaimana? Anda puas atas jawaban saya?



(Yohanes Surya)