TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Kaki Cicak Punya Bulu


Tanya: Prof. Yohanes Yth. Saya ingin menanyakan kenapa cicak di dinding sulit lepas dari dinding ketika ditangkap? Keadaan ini berbeda ketika cicak tidak sedang ditangkap. Kalau saya melewati pintu dapur atau kamar mandi sering sekali saya kejatuhan cicak, meskipun cicak itu tidak sedang dikejar cicak lain atau musuhnya. Kenapa kaki cicak itu bisa kehilangan daya rekatnya terhadap dinding ya Prof.? Terima kasih atas jawabannya. (Tuti Marwati, di Jakarta Timur)

Jawab: Cicak dapat melekat di dinding karena pada telapak kakinya terdapat jutaan bulu-bulu halus berukuran mikro yang disebut dengan seta. Panjang bulu halus ini hanya dua kali dari diameter rambut manusia. Bulu-bulu halus ini dapat melekat dengan erat pada berbagai permukaan, bahkan permukaan kaca yang sangat halus!
Satu seta dapat menahan beban sebesar 20 mg. Artinya, jutaan seta dapat menahan beban hingga puluhan kilogram. Bandingkan dengan berat cicak yang hanya 50 g hingga 150 g. Sumber dari gaya lekat ini diperkirakan karena gaya tarik listrik antara molekul permukaan dengan molekul seta (gaya Van der Waals). Cicak dapat melepaskan kakinya dari dinding dengan membuat sudut antara seta dengan dinding. Ketika sudut antara seta dan dinding membesar, gaya lekat antara seta dengan dinding juga ikut mengecil.
Cicak bisa jatuh dari dinding karena dia salah mengatur posisi kaki saja (kesalahan teknis peletakan telapak kaki cicak oleh cicak sendiri). Karenanya ketika cicak ditangkap ia sulit dilepas dari dinding, tetapi mungkin jatuh karena kesalahan sendiri.
Nah, sekarang tidak heran lagi 'kan melihat cicak tiba-tiba jatuh dari dinding?



(Yohanes Surya)