TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Komunikasi Ala Semut


Tanya: Prof. Yohanes Surya, yang baik!
Senang sekali rasanya ada rubrik yang selama ini saya cari-cari dan saya inginkan. Begini Prof., selama ini saya menyimpan satu pertanyaan yang belum ketemu jawabannya. Kalau kita perhatikan kehidupan semut, setiap kali berpapasan "pasti" mereka selalu berhenti sejenak!
Sebenarnya, mereka lagi ngapain sih Prof.?
Terima kasih. (Erny K., di Solo)

Jawab: Halo semut, eh Erny! Jeli juga ya kamu. Begini, semut yang "mengadu kepala" saat bertemu itu sebenarnya sedang berkomunikasi. T.C. Schneirla, seorang peneliti di New York University, pernah mengadakan percobaan dengan semut. Ia mengambil seekor semut lalu ditaruh dalam tempat yang berisi makanan. Semut lain ditaruh dalam tempat yang berisi semut-semut musuh. Kemudian kelakuan kedua semut ini diamati terutama ketika berpapasan dengan teman-temannya di jalan.
Dari penelitian itu Schneirla menyimpulkan bahwa zat kimia yang dikeluarkan dari makanan ataupun dari musuh semut menempel pada semut itu. Ketika bertemu dengan semut temannya, semut ini akan saling menyapa (bersentuhan). Nah, dengan saling menyapa inilah zat kimia dari semut akan memberi tahu temannya (melalui antena di kepala semut) apakah di lingkungan sekitarnya ada makanan atau ada musuh.
Begitulah Erny, semoga tidak bingung lagi kala melihat semut saling menempelkan kepalanya.



(Yohanes Surya)