TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Bumi Bikin Mati Muda


Tanya:  Kita sebagai manusia yang hidup dan menetap di Bumi selalu mengikuti bertambahnya hari, bulan, dan tahun sejalan dengan perputaran Bumi pada porosnya (rotasi Bumi).
Jika kita hidup di salah satu planet yang kala rotasinya lebih lama daripada kala rotasi di Bumi, apakah umur kita jauh lebih muda dari mereka yang tinggal di Bumi?

Terima kasih atas jawabannya. (Drs. A. Nugroho Budi R., di Tangerang.)

Jawab:  Menurut teori relativistik, ketika kita bergerak lebih cepat, maka terjadi proses time dilation (pemuluran waktu). Proses metabolisme dalam tubuh kita akan berlangsung lebih lambat sehingga kita akan tampak lebih muda. Namun, seberapa cepat itu? Mengacu ke teori tadi, efek ini akan terasa jika kita bergerak sangat cepat, misalnya 1/10 kali kecepatan cahaya.

Persoalannya, ketika Bumi kita bergerak sangat cepat maka kehidupan di Bumi akan terganggu dan punah. Akan terjadi angin dan badai yang luar biasa besar, perubahan siang dan malam sangat cepat, gas-gas termasuk oksigen akan terlempar keluar Bumi, tidak akan ada lagi atmosfer Bumi, suhu Bumi bisa menjadi sangat panas atau sangat dingin sehingga tidak cocok untuk kehidupan lagi.

Jadi, bukannya awet muda, tapi mati muda!

(Yohanes Surya)