TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Sama Bujurnya, Beda Waktunya


Tanya: Langsung saja Pak. Pertanyaan saya kali ini tentang pembagian zona waktu di Indonesia, yakni waktu Indonesia bagian barat, tengah, dan timur. Jika saya lihat di peta, Kota Banjarmasin itu lebih barat dibandingkan dengan Surabaya, tetapi Banjarmasin masuk waktu Indonesia tengah dan Surabaya masuk Indonesia barat.
Lihat peta kembali, Kuala Lumpur dan Singapura juga lebih barat daripada Jakarta, namun kedua kota itu lebih cepat sejam dari Jakarta. Kenapa demikian?
Tidak lupa saya ucapkan terima kasih atas jawabannya.
(Julius Ramadhan, di Depok)

Jawab: Waduh, main langsung saja. Saya pun ikut-ikutan langsung jawab juga nih!
Sebelum abad ke-19 tiap orang menentukan waktu sendiri. Mereka tentukan pukul 12.00 adalah ketika Matahari tepat di atas daerahnya. Namun, dengan berkembangnya teknologi, orang berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat. Akibatnya, setiap saat orang harus mencocokkan jam penunjuk waktunya. Kondisi ini membuat tidak nyaman.
Tahun 1878 Sir Sanford Fleming mengusulkan suatu standar pembagian zona waktu. Dunia dibagi dalam 24 zona waktu. Tiap bergerak 15 derajat Bujur Timur, waktu bertambah satu jam. Dunia sepakat untuk menerima usulan ini, disertai dengan modifikasi-modifikasi tertentu. Cina, misalnya. Kalau mengikuti standar tadi, wilayah Cina dibagi dalam lima zona waktu, tapi Cina memilih untuk punya satu zona waktu saja. Begitu pula dengan Singapura yang memilih untuk satu jam lebih cepat dari WIB, walaupun letaknya agak di sebelah barat. Jadi, penetapan zona waktu ini tidak mengikat, yang penting kita semua sepakat. Kalau mau, Indonesia boleh-boleh saja membagi wilayahnya dalam satu zona waktu seperti Cina.



(Yohanes Surya)