TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Sembilan Tahun Belum Lahir Juga


Tanya: Menjumpai Prof. Yohanes di rubrik ”Fenomena”. Saya pernah mendengar, jika seseorang yang memiliki saudara kembar mengadakan perjalanan ke luar angkasa, maka ketika ia kembali ke Bumi, usianya akan lebih muda daripada saudara kembarnya yang tetap tinggal di Bumi.

Yang menjadi pertanyaan saya, bagaimana jika seseorang yang tengah hamil pergi ke luar angkasa? Apakah ada kemungkinan kehamilannya akan lebih lama dibandingkan dengan usia kehamilan biasa. Bagaimana dengan pertumbuhan bayi yang dikandung jika ia mengadakan perjalanan tersebut?

Terima kasih. (Ardien Susilowati, lewat surat elektronik)

Jawab: Menurut teori relativitas Einstein, mereka yang bergerak dengan kecepatan tinggi sekali (mendekati kecepatan cahaya) akan mengalami dilasi waktu. Artinya, semua hal yang berhubungan dengan waktu mengalami pemuluran. Proses metabolisme sel lebih lama, proses-proses penuaan juga berlangsung lebih lambat. Akibatnya, orang yang melakukan perjalanan ke luar angkasa ini akan terlihat lebih muda dibandingkan dengan mereka yang tinggal di Bumi. Bagaimana dengan orang yang sedang hamil? Untuk orang hamil proses kehamilan akan bertambah lama dan pertumbuhan bayi akan sangat lambat. Bisa saja masa kehamilan sembilan bulan menurut orang di pesawat akan sama dengan sembilan tahun menurut orang yang di Bumi.



(Yohanes Surya)