TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Umur Bintang


Tanya: Saya suka astronomi dan sering terpesona kala malam melihat taburan bintang di langit. Saya pernah baca di majalah ini bahwa sinar yang sampai ke Bumi itu dipancarkan berjuta-juta tahun lampau. Yang mau saya tanyakan, berapa lama sih umur bintang? (Rini Tri Laksini, di Surabaya)

Jawab: Umur bintang bervariasi tergantung pada beratnya, dari lima juta tahun (untuk bintang yang massanya sekitar 30 kali massa Matahari) hingga 30 miliar tahun (untuk bintang yang massanya 0,5 kali massa Matahari). Matahari (salah satu bintang) dapat mencapai 10 miliar tahun.

Matahari hidup karena pembakaran gas hidrogen yang dimilikinya. Menjelang kematiannya terjadi pembakaran hidrogen besar-besaran akibat radiasi yang ditim-bulkannya, Matahari akan mengembang menjadi raksasa merah (red giant) yang besar sekali (sekitar 10 kali lipat dari ukuran sekarang).

Setelah pengaruh radiasi menurun, pengaruh gravitasi inti Matahari menjadi dominan. Gravitasi ini membuat ukuran matahari mengecil dan menjadi bintang bajang putih (white dwarf). Tetapi jangan khawatir, masih dibutuhkan lima miliar tahun lagi untuk terjadi hal ini.



(Yohanes Surya)