TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Lama-lama Tak Perlu Weker Lagi


Tanya: Pak Yo, pernah mencoba bangun pagi menggunakan jam weker? Itu yang saya dan ibu saya lakukan agar tidak bangun kesiangan. Setiap hari kami mengatur alarm pada pukul 04.00. Begitu alarm berbunyi, kami langsung bangun (tidak tidur lagi).

Setelah beberapa hari aktivitas itu dilakukan, kami seperti memiliki alarm alam dalam tubuh kami. Jam berapa pun kami tidur, tanpa menggunakan alarm, kami dapat bangun pada pukul 04.00 setiap hari. Apa yang menyebabkan hal ini terjadi? Apakah sebuah kebiasaan akan berpengaruh pada aktivitas tubuh kita seperti yang terjadi pada saya dan ibu? Terima kasih atas jawabannya, semoga Pak Yo selalu tidur nyenyak. (Ismu Yekti Handayani, di Bandung)


Jawab: Di dalam tubuh kita ada bagian otak yang disebut suprachiasmatic nucleus (bagian dari hypothalamus) yang mengatur irama (ritme) kebiasaan-kebiasaan dan aktivitas tubuh sehari-hari seperti irama tidur, suhu tubuh, irama makan, dll. Irama ini mempunyai siklus 24 jam dan sering disebut sebagai circadian rhythms. Siklus 24 jam berlaku di mana saja, sekalipun kita berada dalam tempat yang gelap (gua) sekalipun.

Siklus ini dapat diatur ulang, disesuaikan dengan lingkungan. Tidak terlalu sukar untuk melakukannya. Apa yang Anda lakukan dengan memasang alarm setiap pukul 04.00 adalah usaha untuk mengatur ulang siklus ini. Begitu tubuh kita menangkap siklus ini, maka seterusnya secara otomatis tubuh kita akan menyesuaikan diri. Lalu, weker pun tidak perlu membangunkan kita lagi.


Pengaturan ulang siklus ini sering dialami oleh orang yang bepergian ke luar negeri yang mempunyai zona waktu berbeda.



(Yohanes Surya)