TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Sperma pada Orang yang Bunuh Diri


Tanya: Sering sekali orang bunuh diri memilih cara gantung diri. Pada keterangan pihak kepolisian disebutkan bahwa orang tersebut meninggal karena gantung diri, dalam arti bukan dibunuh orang lain lantas setelah itu baru digantung. Alasannya, di kemaluan orang tersebut terdapat sperma yang keluar.

Sebenarnya apa hubungan sperma dengan bunuh diri itu? Atas jawabannya saya sampaikan terima kasih. (Narwan, di Sragen)

Jawab: Tidak semua orang yang gantung diri mengeluarkan sperma. Pada beberapa kasus, ada orang yang gantung diri karena patah hati atau cintanya ditolak. Menurut satu teori, sebelum orang ini mengambil keputusan gantung diri (auto-erotic death), ia membayangkan tentang gadisnya (berfantasi seks).

Pikiran seks ini ditambah dengan berkurangnya suplai oksigen pada otak akibat lilitan tali dapat menimbulkan orgasme sehingga sperma terangsang keluar. Pada beberapa peristiwa sering didapati adanya majalah porno atau alat perangsang seks didekat orang yang bunuh diri itu.



(Yohanes Surya)