TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Peserta Indonesia Raih Medali Emas WoPho di Mataram


MATARAM, KOMPAS.com - Peserta asal Indonesia Christian George Emor, dan Evan Laksono meraih medali emas dalam World Physics Olimpiad (WoPho) yang acara penutupannya berlangsung Senin (2/12/2012) malam di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Christian sekaligus menyabet predikat The Best Host Participant dan berhak atas hadiah uang 5.000 Dolar US. " Saya senang dan tidak menyangka meraih medali emas, mengingat saingan-saingan dari China dan Eropa Timur sangat siap mengikuti kompetisi seperti ini," ujar mahasiswa semester satu National University of Singapura ini.

Christian juga peraih medali emas di International Physics Olympiad (IPho) tahun 2010 di Zagreb, Kroasia. Rekannya, Evan Laksono, juga dari universitas yang sama, adalah peraih medali emas pada Asia Physics Olympiad 2011 di Tel Aviv, Israel.

Sementara Yi Kexin, peserta dari China, selain meraih medali emas, juga menyabet The Real Winner of The Physics Olympiads, dan The Best Of The Theoritical Result. Yi pun  mengantongi hadiah 15.000 dolar AS. Predikat The Best Of The Best Eksperimental dipegang oleh Eugen Hruska dari Jerman dan mengantongi hadiah uang 7.500 dolar AS.

Yi yang peraih medali emas dalam IPho 2011 merupakan pengumpul nilai tertinggi WoPho, sedangkan Eugen Hruska peraih nilai eksperimen tertinggi.

Yang mengejutkan, Erwin Handoko, siswa SMA Sutomo I Medan bersama Andika Putra (alumni Tim Olimpiade Fisika Indonesia 2004), merebut hadiah 25.000 dolar AS atas soal eksperimen yang dibuatnya. Soal yang mereka buat yakni Experiment on Granular Material dinilai luar biasa, karena soal seperti ini biasanya dimenangkan oleh mahasiswa S3 atau profesor yang sangat mumpuni.

Secara keseluruhan dalam kompetisi ini Indonesia mengumpulkan masing-masing dua medali  emas, perak dan perunggu. WoPho yang diikuti 125 peserta meliputi 15 negara, dan para pesertanya diminta menyelesaikan tiga soal teori dan dua soal eksperimen.

Pembuat soal, Dr Oki Gunawan, alumni TOFI 1993, meraih hadiah 25.000 dolar AS atas soalnya, A Rotary Magnetic Drag System for Conductivity Measurement , yang oleh tim juri dinilai sebagai sangat luar biasa.

WoPho yang berlangsung 28 Desember 2011-2 Januari 2012, yang antara lain dihadiri Prof Yohanes Surya dari Surya Institute, dan  ditutup Gubernur NTB, Zainul Majdi.

"Saya mungkin yang paling bahagia, selain sebagai tuan rumah, juga kelak putra-putri asal NTB bisa ikut kompetisi WoPho, IPho, dan lainnya," kata Zainul Majdi.

WoPho 2012 dijadwalkan berlangsung di Manokwari, Papua.







Kompas