TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Sejarah TOFI 2010 -IPhO-


Indonesia sabet 4 emas dalam olimpiade Fisika Internasional di Zagreb, Kroasia

Siswa-siswa Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Lima siswa Indonesia meraih 4 medali emas dan 1 medali perak dalam Olimpiade Fisika Internasional ke 41 yang diadakan di Zagreb, Kroasia.

Kelima anak yang dikomandani oleh Hendra Kwee Ph.D ini adalah

• Christian George Emor SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon Sulawesi Utara - Emas

• David Giovanni SMAK Penabur Gading Serpong, Banten - Emas

• Kevin Soedyatmiko SMAN 12 Jakarta - Emas

• Muhammad Sohibul Maromi SMAN 1 Pamekasan Madura - Emas

• Ahmad Ataka Awwalur Rizqi SMAN 3 Yogyakarta – Perak

Hasil ini menunjukan suatu peningkatan yang luar bisa kalau dibandingkan dengan hasil yang diperoleh di Olimpiade Fisika Internasional ke-40 di Merida, Meksiko, yang saat itu kita hanya meraih 1 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu. Dari aspek jumlah peserta, Olimpiade tahun ini diikuti oleh lebih banyak negara. Tahun lalu hanya 70 negara yang mengirim tim, sedangkan tahun ini terdapat 82 negara dengan jumlah peserta sekitar 376 siswa yang berpartisipasi.

Hasil yang menunjukan bahwa anak-anak Indonesia tidak kalah dengan siswa negara manapun di dunia ini, diperoleh tidak dengan mudah. Para siswa dibina secara intensif di Surya Institute oleh Hendra Kwee Ph.D dan tim selama lebih dari 8 bulan dengan didanai oleh Departemen pendidikan Nasional. (TOFI)


www.tofi.or.id