TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Sejarah TOFI 1996

TOFI 1996

1996

           Hasil IPhO XXVI ini memberi keyakinan bahwa ternyata siswa Indonesia mampu. Jalan menjadi juara dunia semakin terang. Kami semakin optimis bahwa suatu saat Indonesia akan menjadi juara dunia. Mestakung akan terjadi untuk ini. Hanya tinggal menunggu waktu saja.
            Tahun 1996  pelatihan berlangsung seperti pada tahun 1995, polanya adalah lima bulan training jarak jauh di mana para siswa diberi bahan-bahan training dan dua bulan training intensif di Wisma Kinasih. Pemerintah lewat Prof. Dr. Wardiman mendukung program ini.

TOFI 96 terdiri dari 6 siswa yang dipilih dari sekitar 1600 siswa (dari 27 propinsi). Training eksperimen dilakukan di Institut Teknologi Bandung dengan bantuan para dosen ITB.  Yang menarik dari TOFI 96 ini adalah semakin ketatnya persaingan untuk masuk TOFI. Siswa-siswa di daerah belajar keras sekali untuk memahami diktat-diktat training TOFI. Mereka tidak mau kalah dengan teman-temannya yang berasal dari Jakarta atau Surabaya.  TOFI 96 ini hampir didominasi oleh siswa-siswa dari daerah. Ini perkembangan yang sangat menarik. Dengan lebih giatnya para siswa mempelajari diktat-diktat TOFI yang levelnya setara dengan level S1/S2, secara tidak langsung telah terjadi pembinaan sdm-sdm unggulan diberbagai daerah di Indonesia.

        Hal menarik lainnya adalah meningkatnya gairah para guru fisika untuk belajar lebih lanjut guna mengimbangi pengetahuan para siswa yang diperoleh dari diktat training. Ini terlihat dari besarnya minat guru-guru fisika untuk mengikuti program training, penataran, pengembangan wawasan yang diberikan oleh Yohanes Surya.

        Dalam International Physics Olympiad XXVII di Oslo Norwegia Juli 1997 ini kita memperoleh 1 perunggu dan 4 honorable mention. Hasil fisika teori kita cukup bagus. Hanya fisika eksperimen membutuhkan sentuhan yang lebih baik Diperlukan waktu tambahan untuk pelatihan olimpiade fisika ini.

Pejuang Pahlawan Bangsa 1996:

1.     Wahyu Setiawan – SMUN 1 Surakarta Perunggu

2.     Andi Soedibjo – SMUN 1 Pekalongan Honorable mention

3.     Andri Purnama – SMUN 2 Kuningan Honorable mention

4.     Herman Pandana – SMUN Sutomo 1 medan, honorable mention

5.     Wayan Gde Widiartha – SMUN 1 Gianyar Bali, Honorabel mention

6.     Aldy Kartika Hadi – SMU Fons Vitae 1 Jakarta – Cadangan


        Para donatur  yang terlibat dalam pengiriman siswa ke Oslo ini adalah: PT. Pioneer Trading Ltd, Wisma Kinasih, Mochtar Riady (Lippo Bank), Indomobil, Harian Bisnis Indonesia, Astra International, SMU Sutomo 1 Medan, Ir. Andry Pakan, SPH Karawaci, PT Cahaya Logam, PT Pacific Metro Realty, PT Caisson Dimensi, Didi Saiman/Ernawan, PT Napan, PT Waskita Prima, PT Jaya Kencana, PT Tetra Wahana Inexco, PT Jaya Alumunium, PT Jakarta Land, PT SCTV,  PT Paramaraya, PT Unggul Semesta, PT Arkasa, PT Satya Mitra Surya, PT Surya Marga Luhur, PT Jagad Baja, PT Jaya Seri and Partner, PT Prakarsa Pratama, Buntoro, PT Inti Prima, PT Amin Yakub, Toko Yap Brothers, PT Soma Gede Perkasa, PT Roda Prima Lancar, PT Total, Djajadianto, PT Elang Kurnia Sakti, PT Thomas Sarjono, Ardian Christanto, Yoky Wira, CV Multiteknik.



Sie Doc